Bagi token listrik, air dan WiFi ke semua penghuni rumah
Kalkulator patungan listrik dan WiFi gratis: bagi token listrik, air PDAM, WiFi dan gas ke penghuni, rata atau sesuai hari di rumah, pas sampai rupiah.
Tagihan rumah datang di waktu yang berbeda dan biasanya dibayar oleh satu orang. Token listrik habis di tengah malam dan dibeli siapa saja yang masih punya saldo e-wallet, tagihan WiFi masuk atas nama satu penghuni, dan galon serta gas dibeli bergantian. Kalkulator patungan listrik dan WiFi di atas mengubah setiap tagihan, atau semua tagihan sebulan yang dijumlahkan, menjadi bagian pasti untuk setiap penghuni.
Biasanya bagi rata adalah jawaban yang adil. Di bawah ada contoh untuk satu bulan biasa, tabel untuk kasus ketika bagi rata terasa tidak adil, dan cara sederhana membagi sesuai hari di rumah.
Cara memakai kalkulator patungan listrik dan WiFi
- Ketik nominal tagihan, atau jumlah semua tagihan bulan ini, sebagai Total tagihan.
- Atur Jumlah orang sesuai jumlah penghuni yang berbagi tagihan.
- Biarkan Tanpa tip.
- Baca Tiap orang membayar, dan catatan tentang siapa yang membayar Rp1 lebih kalau tidak habis dibagi.
- Ketuk Bagikan hasil untuk mengirimnya ke grup WhatsApp rumah.
Contoh hitungan: satu bulan, tiga penghuni
Ayu, Bima dan Citra mengontrak rumah bersama. Tagihan bulan ini:
| Tagihan | Jumlah |
|---|---|
| Token listrik | Rp400.000 |
| Air PDAM | Rp96.735 |
| WiFi | Rp376.290 |
| Gas LPG | Rp92.000 |
| Iuran sampah dan keamanan | Rp50.000 |
| Total | Rp1.015.025 |
Masukkan Rp1.015.025 dan 3 orang. Bagian pastinya Rp338.341,67, dan tidak ada yang bisa membayar pecahan rupiah. Kalkulator menghitung dalam rupiah utuh: Rp1.015.025 dibagi 3 adalah Rp338.341 per orang dengan sisa Rp2, jadi dua orang membayar Rp338.342 dan satu orang Rp338.341. Cek: Rp338.342 + Rp338.342 + Rp338.341 = Rp1.015.025.
Membagi satu tagihan saja caranya sama. WiFi Rp376.290 dibagi 3 pas Rp125.430 per orang, tanpa sisa.
Gantian menanggung Rp1. Memang cuma satu rupiah, tapi kalau orang yang sama selalu kebagian, gilir saja, atau biarkan penghuni yang memegang akun tagihan menanggungnya.
Saat bagi rata tidak adil
| Tagihan | Pembagian yang biasa | Kapan diubah |
|---|---|---|
| WiFi | Rata | Hampir tidak pernah |
| Air PDAM | Rata | Ada yang pergi seminggu atau lebih |
| Token listrik | Rata | Pulang kampung sebagian bulan, AC di kamar, kerja dari rumah |
| Gas dan galon | Rata | Ada yang tidak pernah masak di rumah |
| Langganan streaming | Hanya yang menonton | Kalau ada yang tidak memakainya |
Bagi sesuai hari di rumah. Citra pulang kampung 10 hari dari bulan yang 30 hari, jadi ia di rumah 20 hari. Ayu dan Bima di rumah 30 hari penuh. Bulan itu token listriknya Rp450.000. Bagi sesuai hari: 30 + 30 + 20 = 80 hari.
| Penghuni | Hari di rumah | Hitungan | Membayar |
|---|---|---|---|
| Ayu | 30 | Rp450.000 × 30 ÷ 80 | Rp168.750 |
| Bima | 30 | Rp450.000 × 30 ÷ 80 | Rp168.750 |
| Citra | 20 | Rp450.000 × 20 ÷ 80 | Rp112.500 |
| Total | 80 | Rp450.000 |
Cara yang sama berlaku kalau ada penghuni yang masuk atau keluar di tengah bulan.
Kamar ber-AC. Kalau hanya Bima yang memakai AC setiap malam, sepakati tambahan tetap, misalnya Rp100.000 sebulan. Dari token Rp400.000, Bima membayar Rp100.000 lebih dulu, lalu sisanya Rp300.000 dibagi rata menjadi Rp100.000 per orang. Bima membayar Rp200.000, Ayu dan Citra masing-masing Rp100.000. Tidak perlu berdebat soal meteran tiap bulan.
Kalau kalkulator saja tidak cukup
Tagihan rumah datang setiap bulan, dan penghuni yang memegang akun bisa diam-diam menalangi ratusan ribu tanpa sadar. Half Tab menyimpan satu grup untuk rumah: catat setiap tagihan saat datang, siapa yang membayar, lalu bagi sama rata, dengan nominal pasti, persentase, atau porsi, yang persis cara memasukkan 30, 30 dan 20 hari di atas. Kecualikan penghuni dari tagihan yang tidak ia pakai, seperti langganan streaming. Aplikasi menyimpan saldo berjalan dan menunjukkan transfer paling sedikit untuk melunasinya. Half Tab bisa dipakai offline di iPhone dan iPad, dan penghuni lain tidak perlu memasang aplikasinya kecuali ingin ikut mencatat tagihan.
Kalkulator dan panduan lainnya
- Kalkulator patungan kontrakan untuk sewa sesuai ukuran kamar atau penghasilan.
- Kalkulator keuangan pasangan kalau kamu berbagi tagihan dengan pasangan.
- Kalkulator split bill utama.
- Panduan cara split bill dan aplikasi patungan untuk kos dan kontrakan.
Pertanyaan seputar kalkulator split bill
- Bagaimana cara patungan listrik yang adil di kontrakan?
- Bagi rata sebagai patokan, karena semua orang memakai lampu, pompa air dan kulkas. Ubah hanya kalau ada alasan yang jelas, misalnya ada yang pulang kampung sebagian bulan, satu kamar memakai AC sepanjang malam, atau ada yang bekerja dari rumah setiap hari.
- Bagaimana membagi listrik kalau ada yang pulang kampung?
- Bagi sesuai jumlah hari di rumah. Kalau dua orang di rumah 30 hari dan satu orang 20 hari, porsinya 30, 30 dan 20 dari 80. Untuk token listrik Rp450.000, bagiannya Rp168.750, Rp168.750 dan Rp112.500. Contoh di halaman ini menunjukkan hitungannya.
- Bagaimana kalau satu kamar pakai AC?
- AC adalah pemakai listrik terbesar di rumah. Cara paling mudah adalah menyepakati tambahan tetap per bulan untuk kamar ber-AC, lalu sisa tagihan dibagi rata. Itu menghindari debat soal angka meteran setiap bulan.
- Patungan WiFi dibagi rata atau sesuai pemakaian?
- Hampir selalu rata. Semua orang memakai koneksi yang sama dan harga paketnya tidak berubah karena pemakaian. Tagihan WiFi Rp376.290 untuk tiga orang menjadi Rp125.430 per orang.
Kalkulator gratis lainnya
Tidak perlu lagi hitung-hitungan di grup chat
Unduh Half Tab gratis dan biarkan aplikasinya menyimpan hitungan untuk setiap liburan, kos bareng, dan makan malam.